Minggu, 12 Desember 2010

PROSES KEHAMILAN

Kehamilan adalah proses alami yg diharap kan oleh setiap pasangan suami istri. Kehamilan pada seorang wanita dapat terjadi jika memenuhi beberapa  hal-hal yg berkaitan dengan fungsi  sistem reproduksi pria dan wanita. Fungsi sistem reproduksi pria dan wanita harus dalam keadaan normal agar kehamilan dapat terjadi dan berlangsun normal.
Seorang pria yg mengalami ejakulasi saat melakukan hubungan suami istri, maka akan mengeluarkan sperma (dalam jumlah yg besar, minimal >20 juta sperma/cc) dan bergerak masuk menuju dalam vagina. Sperma akan bergerak menuju rahim melalui serviks. Selanjutnya sperma akan terus bergerak menuju tempat pertemuan dengan ovum di saluran tuba fallopi. Dari sekian juta jumlah sperma , maka hanya 1 sperma saja yang dapat membuhai sel telur (sel telur yg telah dubuahi akan emnjadi embrio). Ovum (sel telur) dihasilkan oleh ovarium pada saat masa subur seorang wanita. Masa subur seorang wanita terjadi saat 14 hari sebelum haid berikutnya (bukan 14 hari setelah haid lho!) dengan range waktu 2 hari sebelum ovulasi dan 2 hari setelah ovulasi.  Berarti kehamilan hanya dapat terjadi jika pasutri melakukan hubungan seks saat masa subur seorang wanita ( lebih kurang 4-5 hari).  Embrio kemudian berjalan menuju rahim dan akan menempel di dinding rahim (inplantasi). Hormon kehamilan (human  chorionicgonadotrophin/HCG) yg dihasilkan oleh sel-sel trofoblast akan meningkat saat terjadi inplantasi. Hormon HCG tersebut selanjutnya akan berada di dalam sirkulasi darah dan akan dikeluarkan dalam air seni yg kemudian dapat dilihat melalui tes kehamilan. HCG yg terdeteksi di urin merupakan salah satu indikator bahwa telah terjadi kehamilan pada seorang wanita.

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Powered by Blogger